Minggu, 08 Juni 2014

Pengaruh Gadget pada Anak Balita



Pengaruh Gadget pada Anak Balita



Dunia teknologi tidak henti-hentinya memberikan perkembangan terhadap alat komunikasi. Salah satu alat komunikasi yang saat ini sedang berkembang pesat adalah gadget. Gadget seperti smartphone atau tab dipercaya oleh orang tua dapat menenangkan anak saat sedang menangis atau tidak bisa diam. Pada kenyataannya gadget memiliki pengaruh positif dan negatif bagi anak balita anda.

Pengaruh positif dari gadget untuk anak  balita adalah :
1. Tidak dapat dipungkiri jika anak tidak bisa jauh dari kemajuan teknologi terutama pada teknologi informasi yang semakin hari semakin cepat. Dan ini dapat membuat anak mendapatkan kemudahan terhadap informasi serta kemudahan untuk menjalin komunikasi dengan jarak yang jauh.
2. Dengan kemajuan teknologi pada dunia internet, anak dapat mengenal serta menjalin komunikasi dengan banyak orang dari berbagai belahan dunia.
3. Akibat kemajuan teknologi, banyak permainan-permainan kreatif dan menantang yang ternyata banyak disukai oleh anak-anak. Dan hal ini secarra tidak langsung sangat menguntungkan untuk anak-anak karena sangat memberi pengaruh terhadap tingkat kreativitas anak.

Pengaruh negatif dari gadget untuk anak balita adalah :
1.  Anak mengalami penurunan konsentrasi saat belajar. Konsentrasinya menjadi lebih pendek dan tidak peduli dengan lingkungan sekitar. Anak lebih senang berimajinasi seperti dalam tokoh game yang sering ia mainkan menggunakan gadget-nya.
2. Ketika belajar, anak tidak mau mencari data dan tidak tertantang untuk melakukan analisis. Anak menginginkan sesuatu yang serba cepat dan langsung terlihat hasilnya.
3. Gadget menjadikan anak malas menulis dan membaca. Dengan perangkat gadget, maka aktivitas menulis menjadi lebih mudah, ini mempengaruhi keterampilan menulis anak. Tak hanya itu, perangkat visual pun tampak lebih menarik dan menggoda, karena dapat memperlihatkan sesuai dengan kenyataan. Akibatnya anank-anak menjadi malas membaca karena membaca menuntut anak untuk mengembangkan imajinasi dari kesimpulan yang dibaca.
4. Anak menjadi tidak peduli dengan lingkungan sekitar serta tidak memahami etika bersosialisasi. Anak tidak tahu, bila ada banyak orang menginginkan sesuatu yang sama, maka wajib antre agar tertib. Ini terjadi karena anak tidak memahami adanya sebuah proses. Apa yang diinginkan harus segera terwujud, karena terbiaa mendapat pemahaman melalui games atau tontonan.   

Dengan demikian orang tua pastinya tau benar langkah apa saja yang harus dilakukan jika sudah melihat pengaruh positif dan negatif dari bermain gadget pada anak balitanya. Disarankan agar anak balita anda tidak terlalu terpaku pada gadget karena akan berpengaruh besar pada lingkungan bermain anak.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar