Kamis, 13 November 2014

Resensi Film Marmut Merah Jambu



Rilis                 : 8 Mei 2014
Genre              : Komedi, Romantis
Pemain           : Raditya Dika, Christoffer Newlan, Julian Liberty, Sonya Pandarmawan, Kamga Mo, Franda, Dina Anjani, Tio Pakusadewo, jajang C. Noer, Kevin Julio, Pandji Pragiwaksono, Feby Febiola, Andovi Da Lopez, Anca Blanca, MC Danny, Boy Hamzah
Sutradara       : Raditya Dika
            Nama asli        : Dika Angkasaputra Moerwani
            TTL                : Jakarta, 28 Desember 1984
            Pendidikan      : SMP Tarakanita
 SMU 70 Bulungan
 Adelaide University
 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia Jurusan Ilmu Politik
Karya tulis       : *Novel
  2005 - Kambing Jantan: Sebuah Catatan Harian Pelajar Bodoh
  2006 - Cinta Brontosaurus
  2007 - Radikus Makankakus: Bukan Binatang Biasa
  2008 - Babi Ngesot: Datang Tak Diundang Pulang Tak Berkutang
  2010 - Marmut Merah Jambu
  2011 - Manusia Setengah Salmon
  Komik (bersama Adriano Rudiman)
  2008 - Kambing Jantan
  2011 - Kambing Jantan 2
  *Filmografi
  Pemeran
  Kambing Jantan: The Movie (2009)
  Cinta Brontosaurus (2013)
  Cinta Dalam Kardus (2013)
  Manusia Setengah Salmon (2013)
              Marmut Merah Jambu (2014)
  Malam Minggu Miko The Movie (2014)
  *Penulis skenario
  Maling Kutang (2009)
  Cinta Brontosaurus (2013)
  Manusia Setengah Salmon (2013)
  Marmut Merah Jambu (2014)
  *Sutradara
  Marmut Merah Jambu (2014)
  Malam Minggu Miko The Movie (2014)

Produksi         : Starvision Plus

Film “Marmut Merah Jambu” adalah film yang juga diangkat dari buku karya Raditya Dika dengan judul yang sama. Film ini bercerita tentang Dika (Raditya Dika) yang datang ke rumah Ina (Anjani Dina) seorang gadis yang merupakan cinta pertamanya sewaktu SMA. Disaat itu Dika juga membawa seribu origami burung bangau di tangan kanannya, dan undangan pernikahan Ina di tangan kirinya.

Ternyata kedatangan Dika tidak diterima oleh Bapak Ina (Tio Pakusadewo) yang curiga kedatangan Dika hanya untuk kasus cinta lama yang belum selesai dan berpikir bahwa Dika ingin menggagalkan pernikahan Ina. Tapi akhirnya Dika menceritakan maksud tujuan sebenarnya.

“Marmut Merah Jambu” juga menceritakan masa lalu Dika (Christoffer Nelwan), dia berteman akrab dengan Bertus (Julian Liberty). Pada masa ini, Dika SMA jatuh cinta diam-diam kepada Ina. Baik Dika dan Bertus sama-sama sadar, untuk mendapatkan cewek di sekolah, mereka harus populer. Nah, akhirnya Dika dan Bertus membuat grup detektif dengan mengajak Cindy (Sonya Pandarmawan).

Mulai dari kasus-kasus absurd yang terjadi di sekolah mereka selesaikan, dan semakin banyak kasus yang mereka selesaikan, semakin dekat Dika dengan tujuan akhirnya yaitu jadian dengan Ina. Apakah Dika berhasil mendapatkan Ina? Segera tonton filmnya.

Kelebihan film :
            Film ini menceritakan tentang kejadian di masa lalu yang seharusnya di lakukan bukan hanya di pendam dalam hati karena hanya akan membuat penyesalan di masa depan. Film ini juga mengajarkan tentang persahabatan, bagaimana seorang sahabat yang selalu ada di saat dika membutuhkan masukan, meskipun agak “konyol” tapi bisa menghibur.

Kekurangan film :
            Menurut saya kekurangan di dalam film ini tidak begitu terlihat karena saya sangat menyukai semua film buatan Raditya Dika atau lebih akrab di panggil “bang Dika”. Hanya saja akhir dari film ini membuat penasaran karena bertemu dengan orang yang ternyata menyayangi bang Dika hanya saat pernikahan Ina saja. Seharusnya di lanjutkan lagi sampai bang Dika dan Cindy menikah. :D 

http://remaja.suaramerdeka.com/2014/05/10/resensi-film-marmut-merah-jambu/
http://id.wikipedia.org/wiki/Raditya_Dika

Tidak ada komentar:

Posting Komentar